Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA) Kabupaten Kendal turut berpartisipasi aktif dalam Kendal Open Fair 2025, yang resmi dibuka pada Minggu, 10 Agustus 2025 di Stadion Utama Kebondalem, Kendal. Partisipasi DP2KBP2PA menjadi salah satu sorotan dalam pameran yang digelar selama tujuh hari ini, bertepatan dengan Hari Jadi ke-420 Kabupaten Kendal.
Stan DP2KBP2PA hadir sebagai media sosialisasi dan edukasi bagi masyarakat, menampilkan berbagai program unggulan yang berkaitan dengan pengendalian penduduk, pelayanan keluarga berencana, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak. Dalam pameran tersebut, masyarakat dapat langsung berkonsultasi, memperoleh informasi program, hingga mengikuti berbagai kegiatan interaktif yang disiapkan oleh tim DP2KBP2PA.
Selain layanan informasi, stan DP2KBP2PA juga menyajikan materi visual menarik seputar program Kampung KB, perlindungan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan, edukasi perencanaan keluarga, hingga hadiah hiburan menarik yang diberikan setiap harinya serta doorprize yang diundi pada akhir acara Kendal Open Fair tahun 2025 ini.
Dalam pembukaan Kendal Open Fair yang dilakukan oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, disebutkan bahwa ajang ini bukan hanya wadah hiburan, melainkan juga sarana edukatif dan inspiratif bagi masyarakat. Hal ini selaras dengan misi DP2KBP2PA yang tidak hanya mengedepankan pelayanan, tetapi juga edukasi untuk membentuk masyarakat yang sejahtera dan berdaya.
Kendal Open Fair 2025 mengusung tema “Open the Future, Menuju Kendal Berdikari”, sebuah ajakan untuk membuka diri terhadap inovasi, kolaborasi, dan kemajuan. DP2KBP2PA hadir mendukung semangat tersebut melalui penguatan program-program berbasis keluarga dan pemberdayaan komunitas.
Dengan jumlah pengunjung yang ditargetkan mencapai 25.000 orang per hari, kehadiran stan DP2KBP2PA diharapkan mampu menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, memperluas pemahaman tentang pentingnya perencanaan keluarga dan perlindungan perempuan dan anak, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan Kendal yang lebih inklusif dan berdikari.





.jpg)
Komentar Terkini